Home » » Contoh naskah drama 2 0rang

Contoh naskah drama 2 0rang

Posted by Kumpulan Artikel on Saturday, May 19, 2012


Pada umumnya, drama terdiri atas dialog-dialog. Oleh karena itu, dalam drama, bahasa merupakan salah satu unsur penting.

Berikut ini adalah contoh naskah drama :


Suasana panggung sepi, hanya terdengar suara dari mulut anak-anak memanggil angin :
Angin kecil, kembalikan angin besar, datanglah
Angin kecil, kembalikan angin besar, datanglah

Berkali kali suara itu didendangkan dengan maksud agar angin mau datang. Kemudian keluarlah dua anak laki-laki , mereka bernama Agus dan Jaya. Kedua anak itu keluar dengan gaya sedang menaikkan layang-layang

Jaya: Agus, kenapa angin besar tidak mau bertiup? Musim hujan mulai datang dan biasanya angin selalu kencang bertiup

Agus: Iya ya, kenapa dari tadi hanya angin kecil yang bertiup, layang-layangku jadi tidak bisa naik

Jaya: Coba kita panggil angin sekali lagi, siapa tahu sekarang jadi mau datang angin besarnya

Agus: Ayoo, memang manja sekali angin musim penghujan ini

Agus dan Jaya mulai berdendang seperti tadi :
Angin kecil, kembalikan angin besar, datanglah
Angin kecil, kembalikan angin besar, datanglah

Berkali kali mereka berdendang, tetapi angin masih tidak mau bertiup kencang juga

Jaya: Capek aku Gus, tapi angin tetap tidak mau bertiup kencang

Agus: kita istirahat dulu, kita tunggu saja angin besar datang sendiri

Kemudian kedua anak tersebut duduk beristirahat di bawah pohon

Jaya: Gus, benang layanganku selalu aku gelas dengan gelas telepon. Tajam dan selalu menang, tidak pernah kalah

Agus: Tak pernah kalah?

Jaya: Iya tak pernah kalah

Agus: Betul?

Jaya: Betul

Agus: Minggu kemarin? waktu itu kamu kalah dan menangis. Dan, ketika kamu adukan ke ayahmu, malah kamu dijewer dan menangis sampai suaramu terdengar di rumahku

Jaya: Kapan sih?

Agus: Minggu kemarin waktu kamu kalah dengan layang-layangnya si Wito

Jaya: Oh waktu itu

Agus: iya

Jaya: Ya, kan hanya sekali itu aku kalah

Agus: Tadi kamu bilang kalau tidak pernah kalah

Jaya: Pernah, hanya sekali itu lah

Agus: Sekali kan artinya tetap pernah kalah

Jaya: Ya pernah, tetapi hanya sekali. Kalo dengan layang-layangmy aku tidak pernah kalah kan.

Agus: ya sudah, ayo kita adu sekarang, mumpung angin besar mulai datang

Kemudian kedua anak tersebut berlari-lari kesana kemari. Tidak lama kemudian terdengar tangisan.

Agus: Aduh, kenapa kamu selalu menangis tiap kali kalah bermain layangan?

Jaya: huhuhuhu (sambil terisak isak), layang-layangku...layang-layangku..

Agus: Ya sudah, malas aku bermain dengan anak cengeng seperti kamu Jaya

Agus berjalan pulang meninggalkan Jaya. Tidak lama kemudian Jaya juga pulang sambil tetap menangis
semoga artikel ini bermanfaat bagi anda ..................

Thanks for reading & sharing Kumpulan Artikel

Previous
« Prev Post

0 komentar:

Post a Comment

Jika Anda Membaca Artikel Saya Tolong Komentar nya Ya ..
Terima Kasih ..