Sunday, November 4, 2012

Apa saja yang di pelajari Pada Aktuaria ?

Seperti yang telah disampaikan di sini, pada alternatif pertama dan kedua, telah dijelaskan bahwa salah satu prospek lulusan program studi matematika adalah menjadi seorang aktuaris. Aktuaria adalah sebuah disiplin ilmu, cabang dari matematika yang sangat dapat diterapkan pada sistem analisis resiko terutama pada perusahaan asuransi dan bagian keuangan perusahaan.
Aktuaris adalah sebuah pekerjaan dengan skill elite, dikarenakan konsep aktuaris yang cukup memerlukan pengetahuan bidang matematika dan statistik secara mendalam. Oleh karena itu, sejumlah negara memutuskan untuk membuat lembaga khusus untuk mendidik calon aktuaris dan mengujinnya dalam ujian profesi aktuaris. Di Indonesia sendiri lembaga ini dikenal dengan nama Persatuan Aktuaris Indonesia (PAI), prospek aktuaris di Indonesia sebatas asuransi hidup, asuransi umum, asuransi kesehatan, pensiun, karyawan, kebijakan sosial, keuangan, investasi, dan majemen risiko.
Ilmu aktuaria merupakan ilmu gabungan antara ilmu peluang, matematika, statistika, keuangan, dan pemrograman komputer.  Awalnya ilmu aktuaria dikonstruksi dengan model deterministik, tetapi sejak 30 tahun yang lalu ilmu ini bertranslasi menjadi menggunakan proses stokastik. Sejumlah universitas menggelar aktuaria sebagai pilihan minat dari program studi matematika/statistika, dan ada pula yang hanya mengembangkan sebagai mata kuliah.
Percaya atau tidak sebuah studi dari website pencarian kerja CareerCast menempatkan actuaria sebagai #1 job di Amerika Serikat (Needleman, 2010). Studi ini menggunakan    lima kriteria kunci untuk mengurutkan rangking pekerjaan: lingkungan, pendapatan, prospek kerja, dampak fisik, and stress. Tren matematikawan memang diprediksikan akan naik pesat pada 2014.
Aktuaria adalah disiplin formal yang mempelajari tentang asuransi jangka panjang, seperti asuransi hidup dan asuransi kesehatan. Tanpa bermaksud menentang tuhan, aktuaria berusaha menjabarkan dengan baik rumus-rumus kapan seseorang harus melakukan klaim terhadap asuransinya, sehinnga aktuaria mampu mendeskripsikan  rumus-rumus untuk menghitung nilai premi dan nilai klaim secara analitis, bukan intuisi. Sehingga perusahaan asuransi mencapai keuntungan tanpa merugikan pelanggan.
Penelitian terbaru menunjukkan bahwa aktuaria tdak hanya dapa diaplikasikan pada asuransi, melainkan pada analisis kriminologi. Model-model aktuaria mampu mendeskripsikan dengan baik peluang pelaku dengan tipe tindakan kriminal, usia, tingkat pendidikan dan etnis si pelaku.
Apa yang dipelajari Pada Aktuaria?
1. Asuransi Umum/Kerugian
Asuransi berasal dari kata assurance atau insurance yang berarti ”jaminan”, jadi asuransi umum membelajari kaidah-kaidah penjaminan yang sesuai Undang-Undang No.2 Th 1992.
2. Asuransi Kesehatan
Konsep asuransi kesehatan memiliki model-model yang lebih kompleks, karena besarnya premi tergantung usia para calon nasabah
3. Manfaat Karyawan
Asuransi karyawan juga memiliki sistem yang berbeda dari asuransi yang lain, karena besarnya asuransi sangat dipengaruhi oleh jenis pekerjaan, dan tingkat keberbahayaan pekerjaan
4. Kebijakan Sosial
Seperti yang dilaskan pada aplikasi matematika pada ilmu ekonomi dan manajemen, bahwa matematika memodelkan gejala-gejala sosial
5. Keuangan
6. Manajemen Resiko
7. Anuitas
Anuitas adalah metode pembayaran, bisa membayar di awal, di tengah, atau diakhir.

0 komentar

Post a Comment

Jika Anda Membaca Artikel Saya Tolong Komentar nya Ya ..
Terima Kasih ..